Konversi Volt ke Watt
Untuk mengkonversi volt ke watt, masukkan nilai tegangan (volt) dan arus (ampere) pada kolom di bawah ini.
Hasil Konversi
Rumus Konversi Volt ke Watt
Untuk rangkaian DC: Watt (W) = Volt (V) × Ampere (A)
Untuk rangkaian AC: Watt (W) = Volt (V) × Ampere (A) × Faktor Daya
Tabel Konversi Volt ke Watt
Berikut adalah tabel konversi volt ke watt dengan asumsi arus 1 ampere (untuk rangkaian DC):
Tegangan (Volt) | Arus (Ampere) | Daya (Watt) |
---|---|---|
1 V | 1 A | 1 W |
5 V | 1 A | 5 W |
9 V | 1 A | 9 W |
12 V | 1 A | 12 W |
24 V | 1 A | 24 W |
110 V | 1 A | 110 W |
220 V | 1 A | 220 W |
220 V | 2 A | 440 W |
220 V | 5 A | 1.100 W |
220 V | 10 A | 2.200 W |
Cara Mengkonversi Volt ke Watt
Konversi dari volt (V) ke watt (W) memerlukan informasi tambahan berupa arus listrik (A). Ini karena volt dan watt adalah satuan yang berbeda:
- Volt (V): Satuan untuk tegangan listrik, yang merupakan perbedaan potensial listrik.
- Watt (W): Satuan untuk daya listrik, yang merupakan laju energi yang digunakan.
- Ampere (A): Satuan untuk arus listrik, yang merupakan laju aliran muatan listrik.
Rumus Dasar
Untuk rangkaian DC (arus searah):
Untuk rangkaian AC (arus bolak-balik):
Dimana faktor daya adalah nilai antara 0 dan 1 yang menunjukkan efisiensi penggunaan daya dalam rangkaian AC.
Contoh Perhitungan
Contoh 1: Sebuah lampu memiliki tegangan 220 volt dan arus 0,5 ampere. Berapa watt daya yang digunakan?
Menggunakan rumus: W = V × A
W = 220 V × 0,5 A = 110 W
Jadi, lampu tersebut menggunakan daya sebesar 110 watt.
Contoh 2: Sebuah perangkat elektronik memiliki tegangan 12 volt dan arus 2 ampere. Berapa watt daya yang digunakan?
Menggunakan rumus: W = V × A
W = 12 V × 2 A = 24 W
Jadi, perangkat elektronik tersebut menggunakan daya sebesar 24 watt.
Konversi Menggunakan Resistansi
Jika Anda mengetahui tegangan (V) dan resistansi (R) dalam ohm, Anda dapat menghitung daya dengan rumus:
Contoh: Sebuah pemanas listrik memiliki tegangan 220 volt dan resistansi 48,4 ohm. Berapa watt daya yang digunakan?
Menggunakan rumus: W = V² ÷ R
W = (220 V)² ÷ 48,4 Ω = 48.400 ÷ 48,4 = 1.000 W
Jadi, pemanas listrik tersebut menggunakan daya sebesar 1.000 watt atau 1 kilowatt.
Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Pemahaman tentang konversi volt ke watt sangat penting dalam berbagai situasi:
- Menghitung konsumsi listrik peralatan rumah tangga
- Memastikan kapasitas daya listrik rumah mencukupi
- Menentukan spesifikasi inverter atau UPS yang sesuai
- Menghitung biaya listrik bulanan